SUMENEP – SMP YAS’A Sumenep, sekolah swasta berbasis pondok pesantren, mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Sebanyak sekitar 117 peserta didik baru kelas VII (putera 57 dan puteri 60) mengikuti kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari sebagai langkah awal menapaki perjalanan menuntut ilmu.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembacaan doa dan pemberian doa barokah oleh Kepala SMP YAS’A Sumenep, Drs. H. Moh. Shaleh. Suasana khidmat mewarnai pembukaan MPLS sebagai ikhtiar memohon keberkahan kepada Allah SWT agar seluruh peserta didik baru diberikan kemudahan, ilmu yang bermanfaat, serta menjadi generasi yang berakhlakul karimah.
Kepala SMP YAS’A Sumenep, Drs. H. Moh. Shaleh, mengatakan bahwa MPLS di sekolah berbasis pondok pesantren tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga memperkenalkan budaya pesantren yang menjunjung tinggi adab, kedisiplinan, dan nilai-nilai keislaman.
“Di SMP YAS’A Sumenep, para peserta didik tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga dibimbing untuk membiasakan akhlak mulia, menghormati guru, mencintai Al-Qur’an, serta membangun karakter Islami. Kami berharap mereka merasa nyaman dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMP YAS’A Sumenep,” ujarnya.
Selama hari pertama, para peserta didik dikenalkan kepada dewan guru, tata tertib sekolah, program Adiwiyata, serta diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, masjid, hingga sarana penunjang pembelajaran lainnya.
Melalui MPLS yang mengedepankan nilai-nilai religius, kekeluargaan, dan pendidikan karakter, SMP YAS’A Sumenep berharap para peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memiliki semangat menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Pewarta : Purnomo




