Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yayasan Abdullah (Yas’a) Sumenep mengadakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilaksanakan oleh siswa-siswi Kelas 7 selama 2 hari mulai 28 Februari 2024 s.d 29 Februari 2024. Tema yang diusung yaitu “Kewirausahaan”.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau dikenal dengan istilah P5 adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), peserta didik dikenalkan dengan beragam tema dan isu yang ada di sekeliling mereka. Kegiatan P5 ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter, sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.
Pendidikan kewirausahaan perlu diajarkan sejak dini ke siswa-siswi agar Indonesia dapat mencetak generasi penerus bangsa yang siap dengan tantangan ekonomi di masa mendatang karena tujuan wirausaha adalah untuk mengajarkan siswa-siswi tentang dasar-dasar kewirausahaan dan membekali siswa-siswi dengan keterampilan untuk membuka usaha secara mandiri dan mencari penghasilan sendiri setelah mereka lulus sekolah.
Kepala Sekolah SMP Yas’a Sumenep, Drs. H. Moh. Shaleh turut menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memacu siswa-siswi untuk memiliki jiwa wirausaha, memiliki sikap inovatif dan kreatif. Melalui kegiatan ini pula juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mengekspresikan kreativitasnya.
“Saya berharap, kreativitas dan inovasi kewirausahaan siswa-siswi SMP Yas’a Sumenep dapat diteruskan. Terlebih lagi apa yang telah dipelajari selama kegiatan P5 tema ini dapat diimplementasikan di kehidupan bermasyarakat. Semoga juga kegiatan ini dapat meningkatkan kreativitas siswa-siswi dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan di hari pertama pelaksanaan yang diadakan di ruangan kelas, pengenalan kewirausaahaan dan bahan pangan lokal, pembentukan kelompok kerja, dan pemilihan bahan pangan lokal untuk diolah menjadi produk yang layak jual di pasaran dengan dipandu oleh guru pembimbing P5, yaitu semua wali kelas VII. Setiap kelas memasak satu jenis bahan lokal yang berbeda dengan kelas lainnya dan setiap kelompok berdiskusi tentang resep makanan dan minuman beserta alat dan bahan yang akan dipraktekkan memasak pada hari-hari sesudahnya.
Kegiatan hari kedua adalah peserta didik memasak makanan dan minuman yang sudah dipilih pada hari sebelumnya. Setelah itu, pameran produk yang diadakan di sekolah dengan mengundang semua warga sekolah yang terdiri dari bapak/ibu guru beserta karyawan dan semua siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Acara pameran produk berlangsung dengan sangat meriah dan setelah pameran selesai diahiri dengan perhitungan laba hasil penjualan, lalu siswa mengisi lembar refleksi tentang kegiatan P5 yang baru saja dilaksanakan. Semua siswa-siswi kelas VII mengikuti kegiatan P5 dari awal sampai akhir dengan penuh antusias dan hampir seluruh siswa-siswi terlibat aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran dan praktik. Dengan adanya kegiatan P5 kewirausahaan ini diharapkan bisa memberikan siswa-siswi keterampilan yang bermanfaat untuk bekal kehidupan mereka di masa mendatang ketika mereka sudah terjun langsung ke masyarakat.
H. Achmad Zahrir Ridlo, S. Ag. selaku Waka Kurikulum SMP yas’a mengatakan “Acara ini mengusung tema kewirausahaan dengan topik membangun jiwa Entrepreneur pada peserta didik. Siswa-siswi diminta membuat makanan dan minuman tradisional madura kemudian hasil karyanya akan dipamerkan dan dijual saat gelar karya,” pungkasnya.
Pewarta : Purnomo
Editor : Ulil Abshar




