TERPICU KREATIVITAS, SISWA SMA YAS’A UNJUK KARYA

Sumenep – “…di majalah-majalah dan koran-koran, berkilo-kilo berita dan opini Tuhan, dengan disain nafsu dimuntah-jejalkan, melalui kolom-kolom rapi, ke ruang-ruang kosong tengkorak,orang-orang tua dan anak-anak…”,  Demikian sebuah petikan puisi “Input dan Output” karya penyair legendaris Indonesia, K.H. Mustofa Bisri, yang dideklamasikan oleh Al-Hikam, siswa SMA Yas’a. Deklamasi puisi merupakan salah satu karya yang dipersembahkan oleh siswa SMA Yas’a dalam acara “Unjuk Karya Kreativitas Siswa” pada hari Kamis (22/6/2023). Acara tersebut merupakan karya perdana sekolah ini dalam mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan bagian krusial dari Kurikulum Merdeka. 

Karya-karya yang ditampilkan dalam acara ini merupakan buah kreativitas siswa selama satu tahun ajaran 2022-2023. Dalam jangka waktu tersebut siswa telah menggarap tiga projek yang masing-masing bertajuk, “Suara Demokrasi”,”Kewirausahaan” dan “Kebhineka Tunggal Ika-an”.  Karya siswa pun beragam, mulai dari miniatur kapal Pinisi dan rumah adat, maket Masjid Jami’ Sumenep, kerajinan tangan, sketsa, lukisan, kaligrafi, robot hidrolik dan sebuah Obstacle Avoidance Robot.  Ragam kreasi tersebut tak pelak memancing ketertarikan puluhan siswa yang antusias menyaksikan eksebisi ini. Perhatian terutama tertuju pada penampilan deklamasi puisi, pantomim dan sinopsis novel “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis. 

Pergelaran karya ini buka oleh tamu istimewa, Drs. H. Kamaruddin, M.Si, yang baru beberapa bulan lalu ditunjuk menjadi pengawas SMA Yas’a. Dalam kunjungan perdananya ini, beliau sangat mengapresiasi kreativitas siswa Yas’a. Menurutnya, kebebasan berkreasi sangat penting dalam menggali potensi siswa.  Beliau juga menekankan bahwa pengembangan kreativitas siswa merupakan bagian fundamental dalam Kurikulum Merdeka. 

Pernyataan senada disampaikan oleh kepala sekolah SMA Yas’a, K.H. M. Hantok Sudarto, yang menyatakan bahwa sekolah memang wajib menggali, mengembangkan, mengeksplor potensi siswa agar mereka bisa menjadi pribadi yang kompetitif. “Kompetisi yang akan dihadapi siswa di dunia luar sangat sengit, karena itu sekolah wajib membekali siswa dengan potensi mereka yang telah dikembangkan dengan baik,” ujarnya. Beliau juga menyatakan apresiasinya pada kinerja guru-guru pembina Projek P5.

Zainal Hasan, S.E, selaku Waka Kesiswaan menyatakan rasa syukurnya karena acara telah beralangsung dengan baik dan lancar.” Saya menyakini bahwa anak-anak siswa SMA Yas’a punya daya kreasi dan potensi yang tinggi sehingga perlu ada pembinaan lebih lanjut,” ujarnya. 

Guru pembina Projek P5, Ahmad Lathifurrahman, S.Pd dan Firman Ichlasul Amal, S.Sn, mengapresiasi proses yang telah dijalankan oleh siswa dengan baik. Mereka juga berharap apa yang telah dicapai dalam unjuk karya perdana ini akan dapat memantik ketertarikan dan potensi siswa SMA Yas’a. (Alif)

Related Posts

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Butuh Bantuan ?